TUGU BOGORTugu Bogor sering disebut juga Tugu Kujang. Tugu ini didirikan untuk menghormati peresmian Ibukota Pakuan dari Kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi, hal ini ditunjukan dari penggunaan simbol senjata kujang. Senjata ini merupakan senjata rakyat & panji kebesaran berlekuk tujuh dengan 3 lubang dibagian pinggir & satu lubang dibagian tengah. Tujuan lain dari pendirian tugu ini ialah mengganti monumen kota dari tugu pengembalian kota Bogor dari tangan penguasa Inggris ke tangan Belanda (1836), yang dulu terletak di pertigaan Jalan Ahmad Yani-Sudirman (Air Mancur). Kemungkinan besar yang dimaksud tugu tersebut adalah witte pal atau pal utama (1939). Monumen ini didirikan pada simpang tiga Jalan Raya Pajajaran-Otista-Baranangsiang pada luas tanah berukuran 26 X 23 meter. yang mempunyai tinggi 17 meter dan bagian senjata Kujangnya setinggi 6 meter, terbuat dari stainles steel berlapiskan perunggu dan kuningan. Disetiap menara beton yang berdimensi tiga ini dipasang perisai lambang Kotamadya Bogor yang terdiri dari gambar Burung Garuda, Istana Kepresidenan, Gunung Gede, dan senjata Kujang. Disamping tugu ini dibuat juga suatu plaza berukuran 48 X 19 meter yang berisikan duplikat prasasti Lingga dan Batutulis Kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja Ratu Adil. | ![]() ![]() |
![]() |
KEBUN RAYA CIBODASKebun Raya Cibodas terletak diantara Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Untuk mencapainya kita melalui Jalan Raya Puncak (dari arah Bogor ± 30 km) di mana sebelum Cipanas berbelok ke kanan sejauh 4 km. Ke Raya Cibodas juga memiliki banyak koleksi tanaman tropis, meskipun tidak selengkap Kebun Raya Bogor. Tempat ini sangat nyaman untuk rekreasi, karena di samping tumbuhannya yang bervariasi, juga ada danau k air terjun dan air panas. Begitu pun burung-burung dan kera masih banyak berkeliaran di tempat ini. Biasa Kebun Raya Cibodas ini digunakan sebagai tempat atau start bagi pendaki-pendaki gunung. |
TAMAN REKREASI LIDOTempat ini terletak di antara Bogor dan Sukabumi, pada ketinggian + 459 meter dari permukaan laut dengan suhu udara antara 190C s/d 220C Nama Lido berasal dari nama danau yang menjadi obyek wisata- nya . Ditempat ini kita dapat menikmati tamasya danau dengan perahu bermotor, perahu dayung, rakit dan becak air. Juga tersedia kolam renang, taman bermain anak-anak dan tempat - tempat penjualan souvenir. Di tengah danau terdapat dua pulau kecil yang dapat dicapai dengan perahu atau rakit, tempat bersantai keluarga atau tempat,untuk "camping" (berkemah).
SWARNA BUMISwarna Bhumi adalah istana kecil yang indah, yang dibangun oleh almarhum Sri Sultan Hamengkubuwono ke IX, Dahulu digunakan sebagai Pesanggrahan Sri Sultan dan istrinya yang bernama Kanjeng Raden Ayu Nindyokirono atau terkenal sebagai lbu Norma. Kini istana tersebut menjadi tempat tinggal Ibu Norma dan keluarga Swarna Bhumi berarti pulau harapan atau pulau Sumatra. PUNCAK
Tempat Menarik Lainnya:
|